Minggu, 30 Oktober 2011

Perasaan Kaktus

Kaktus yang tajam tumbuh di dekat mawar nan indah
Kaktus yanga tajam dipupuk harumnya mawar
Kaktus yang tajam berharap mawar selalu mekar
Kaktus yang tajam
baru menyadari
kaktus dan mawar sama-sama berduri
Kaktus yang tajam berharap kemarau tak kan panjang
Kaktus yang tajam berharap selalu di dekat mawar


Selasa, 18 Oktober 2011

Kayu Rapuh Ku Berharap (By Penyair Fakir Sr.)

Kayu nan rapuh
masih berharap pada rantingnya yg rimbun
Akar menghujam ke dalam tuk menggapai air tanah

Kayu nan rapuh
masih berharap rantingnya berbuah
Berharap hujan kan tiba
tuk menyirami ranting yg dicintai

Kayu rapuh
berharap kemarau tak kan panjang
berharap musim hujan kan datang
Hanya satu harapan
kelak biji buahnya
kan tumbuh di sampingnya

Rabu, 21 September 2011

Tanya

Pekat malam menyeruak ke permukaan bumi
Surga bagi para pemujanya
Kegelisahan bagi para pencari kedamaian

Pernah aku begini
tapi tak seperti ini
Rindu, cemburu, beradu dalam sunyinya hatiku

Apakah ku dapati dirimu
saat kita bertemu
Merah di lehermu
seperti yang ku lihat waktu itu
Entah apa itu
Apakah jejak liar bibir kekasihmu
Menjelajahi tubuhmu
Hirup harum aroma jembutmu
aku tak tahu
Marah bukan diriku

Kamis, 25 Agustus 2011

Tersenyumlah Gadis Manis yang Resah

Kau tak tahu ketika aku terus memperhatikanmu
Kegilasahan, resah serta hati yang patah
tampak jelas terpancar dalam matamu yang indah

Tersenyumlah gadis
lepaslah senyummu
karena mentari butuh senyumanmu
Berhentilah menangis gadis
karena dunia sudah terlalu basah
untuk setiap tetes air matamu
Tataplah mataku gadis
ceritakan kegelisahanmu
lalu letakkan kepalamu yang penat
di haribaanku yang hangat
Mengertilah gadis
dengarlah dadaku
bacalah degup jantungku
kau telah merampas jiwaku
Giliranku yakinkan hatimu

Senin, 22 Agustus 2011

PROPOSAL CINTAKU (untuk Master Genji di Surabaya yang mau ngelamar gadis)










Kali ini aku menulis tentang cinta
Di antara kabut tipis, bukit cinta,
belaian angin yang dingin serta pesawat tua

Berpayung senja merah merekah
Terus menyaksikan kekalahan sang surya
akan keanggunan rembulan

Aku disini
menunggumu
Bukan Tania
Bukan pula Mama Alicia

Tersenyumlah seorang gadis patah hati
dari puncak bukit cinta
Air matamu turun pelan-pelan
basahi lembah hatiku

Senin, 15 Agustus 2011

Mencoba Raih yang Tak Teraih

Kemarin aku jatuh cinta
pada setangkai bunga yang indah
Walau ku tahu
esok ia kan layu
runtuh, berserakan

Bila pagi tiba
aku jatuh cinta
pada setitik embun yang sejuk
Meski aku paham
bila fajar datang
ia kan hilang

Bila malam tiba
aku jatuh cinta
pada rembulan yang jauh disana
Walau aku tak bersayap
Untuk hadir mengetuk pintu hatinya

Entahlah
Ku coba pungut
harapan-harapan yang tersisa
Ku coba raih yang tak teraih
Meski aku belum siap untuk meraih

Sabtu, 13 Agustus 2011

Dear My Love

Di sini terasa sangat dingin, begitu dingin sampai menusuk dalam tulangku. Cuma ada satu tempat yang memberiku kehangatan. MENGINGATMU!!

Malam ini saat semua telah terlelap dalam hangat, di tepi sungai Serayu aku sendiri masih terjaga dari pelukan mimpi, karena tidak dapat tempat untuk tidur. Kulihat aliran sungai Serayu masih menari-nari serta riaknya nyanyikan lagu malam. Terus mendengar melodi-melodi katak yang seakan membuat belaian angin semakin mendingin.

Malam ini aku tak bisa menemuimu. Karena bulan tak nampak, begitu pula dengan bintang-bintang. Hanya kunang-kunang yang bertebaran terbang di atas area persawahan.

Aku hanya bisa berharap, belaian angin dingin ini titipkan rinduku dalam hangatnya tidurmu tanpa tahu batas antara duniaku dan duniamu. Tania aku ingin tidur dalam hangatnya pelukmu. Dengan segenap hatiku, aku mencintaimu.. 19/12/2010

Sabtu, 30 Juli 2011

Bintang Bertuan










Semoga dia datang
membawa senyuman
cerita buat malam

meski tiada mungkin
bintang sudah bertuan

Salahkah ikan
yg mencintai burung

salahkah kunang-kunang
yg selalu merindukan
serta menantikan
kehadiran bintang-bintang

Salahkah?

Oh Tuhan
di jari manisnya
telah melingkar emas

Rabu, 27 Juli 2011

Damai Dalam Hilang

Lupakan
Nikmati belaian dingin belati malam
Seperti kunang-kunang
yang silau akan terang

Tiada beban
tak ada lagi halangan
Hanya melayang
damai dalam hilang
Sebelum kembali ke peraduan
Senyum tersungging bias kepedihan
Lirih terucap sepatah kata
selaksa do'a
I Love My Vodka

Jumat, 08 Juli 2011

Dokter Cinta (Mengurai Cinta Lewat Udara)

Di tengah malam pada setiap harinya
kesejukan, kedamaian, keindahan, serta angan-angan 
berebutan
di kedalaman jiwaku

Di tengah malam itu pula
tutur kata nan lembut, merdu, lirih
mengurai makna cinta
menyalakan kembali api cinta
yang sudah sekian lama
terbaring dan mendingin dalam hatiku

Suaramu terurai lewat udara
menjadi oksigen
bagi paru-paru mayaku

Aku berharap
saat kau menghilang dari udara
itu bukan terakhir kalinya
aku mendengar wejanganmu

dokter Cinta
aku bahagia!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Selamat Jalan Cahaya Langitku

Aku menulis karena kau inspirasiku
Aku berdoa karena aku mengasihimu
Aku berharap karena aku merindukanmu
Dan aku melepasmu karena aku mencintaimu

Cahaya langitku
berbahagialah kau
dengan kekasihmu
rengkuh sayap yang telah dikembang oleh cinta
doaku untuk bahagiamu
untuk selamanya

Selamat jalan cahaya langitku
Selamat tinggal juara hatiku

Yang Terpendam-Yang Berbahagia

Jika pena tak bisa ungkapkan perasaan
maka hati dan jiwa adalah lautan
tempat kembali
semua rasa yg tak terungkapkan

Jika cinta tak bisa memberi bahasa
maka rindu yg kan berbicara
menjelma menjadi asa
menyiksa
bertanya-tanya
adakah cinta di dalam hatinya

Jika bahagia tak bisa terbagi
maka wujudkanlah ia begitu meluluhkan hati
dan biarkan aku tetap di sini
memandangnya dari dunia tanpa rasa
tempatku tergelak tanpa tawa
dan menangis tanpa air mata

Melodi Merdu Malam Syahdu

Ketika sayap malam telah menutup mata siang
ku lihat awan mengambang dari wajah bulan
ku saksikan sungai menari lewati bebatuan
serta nyanyikan lagu sesembahan malam
terus mendengar burung
lagukan melodi merdu malam syahdu

seperti diriku
hanya memuja bayangmu
mencintai pesonamu
menikmati keindahanmu
aku di sini
tanpa ada maksud untuk aku memelukmu
tanpa ada daya untuk aku milikimu
berharap syahdunya malam bisikkan rinduku
dalam samudra tidurmu
Dengan segenap hatiku
I LOVE YOU

Al-Kisah "Kunang-Kunang dan Bintang-Bintang"

Ketika sayap malam telah merengkuh sebagian dari bumi.. Ketika semua luruh dalam kedamaian.. Seeokor kunang-kunang dengan cahayanya yg nyaris temaram,, kagum melihat terangnya cahaya bintang.. Begitu kagumnya kunang-kunang kepada bintang-bintang,, hingga terucap sebuah pertanyaan dari kunang-kunang yang hanya bisa terlahir dari jiwa yang hampir mati: "Duhai bintang-bintang,, apakah kehadiranku ini merusak keanggunanmu??? Apakah pijar cahayaku ini merusak keindahan malam dengan keanggunan pijar cahayamu???" ucap kunang-kunang dengan suara lirih dan malu karena merasa rendah diri.. Kunang-kunang menghela nafas dg mata terpejam,, sedih menggelayuti seluruh isi hati.. Tanpa disangka,, terdengar suara begitu keras hingga membangunkan kunang-kunang dari ratapan penyesalannya: "Demi Tuhan,, wahai saudaraku kunang-kunang.. Janganlah engkau berfikir seperti itu,, buanglah jauh-jauh pemikiran itu!!!"
"Siapa kau???" kunang-kunang ketakuan.. "Aku adalah bintang-bintang yg kau kagumi".. Ternyata suara itu adalah suara bintang-bintang.. "Duhai saudaraku kunang-kunang,, demi Tuhan,, kehadiranmu sama sekali tidak mengganggu aku,, atau bahkan merusak keanggunanku.. Justru kehadiranmu membuat malam semakin syahdu,, syahdunya malam terhias oleh cakrawala karena kehadiranmu" ucap bintang-bintang penuh kerendahan hati.
Betapa bahagianya kunang-kunang mendengar ucapan bintang-bintang.. Kini kunang-kunang merasa percaya diri,, seperti terlahir kembali,, semangat hidupnya semakin membara,, dan menikmati hidupnya... The End

Saling menghormatilah selalu,, seperti bintang-bintang menghormati kunang-kunang.. Meski bintang-bintang jauh lebih sempurna ketimbang kunang-kunang,, tapi ia tak pernah memandang rendah sang kunang-kunang.. SALING MEGHORMATILAH SELALU!!!!!!!!!!

Senandung Bias Malam












Bayangan seramnya terkungkung dalam kelam
Menenggelamkan dlm kenyataan yg kejam
Semakin menghindar
Semakin menutup celah terang
Takut di dalam
jg tak berani keluar
Dunia sudah terlanjur hilang
PECUNDANG!!!!!!!!!!!!!!!!!

Kebuntuan semakin memperkelam malam
Ada pula
bisik mimpi yg pernah menerawang jauh ke angan
menyinggung muram
menyayat hati yg suram
memudar bersama awan hitam
seiring dijatuhkan keputusan